Media Transmisi Tanpa Kabel (Kursus Komputer Jogja)

Sejarah Komputer

Sejarah Komputer

Media Transmisi Tanpa Kabel

Bilamana sumber data dan penerima data jaraknya cukup jauh atau medannya sulit untuk penerapan instalasi kabel sebagai media transmisi jaringan, maka dapat digunakan media transmisi berupa radiasi elektromagnetik yang dipancarkan melalui udara terbuka yang dapat berupa mikrogelombang (Microwave), sistem satelit (Satellite System), sinar infra merah atau sistem laser.

Baca Juga Media Transmisi Kabel.

Jaringan dengan media transmisi tanpa kabel ini disebut dengan istilah Wireless. Teknologi wireless ini telah berkembang pesat dalam satu decade terakhir ini, apalagi dengan terciptanya teknologi Very Small Aperture Terminal (VSAT-Stasiun Bumi Makro).

Jaringan wireless ini sangat bermanfaat untuk mengatasi problem lokasi seperti.

Pertama,

pembangunan infrastruktur jaringan komputer terpadu antar gedung atau kawasan yang terpisah oleh jarak atau kondisi medan yang tidak dimungkinkan untuk ditarik kabel.

Kedua,

teknologi ini menjadi solusi bagi para pebisnis yang mobilitasnya tinggi sehingga dimanapun mereka berada dapat melakukan kontak dan mengirimkan data ke perusahaannya.

Ketiga,

teknologi ini sangat cocok untuk penggunaan sementara waktu diruangan yang tidak bersifat permanent seperti di area pameran. Berikut beberapa teknologi jaringan komputer wireless :

  1. Gelombang Mikro

    Mikrogelombang merupakan gelombang radio frekuensi tinggi yang dipancarkan dari satu stasiun ke stasiun lain. Sifat dari gelombang ini adalah omnidirectional, yaitu menyebar dalam pola lingkaran. Gelombang ini juga dapat dipantulkan oleh benda padat atau menembus benda yang tidak terlalu padat meski akan mengurangi jangkauan gelombang itu sendiri.

  2. Sistem Satelit

    Oleh karena gelombang micro tidak boleh terhalang, sedangkan struktur bumi atau bangunan seperti gunung atau gedung penghalang maka untuk jarak2 yang sangat jauh digunakan sistem satelit. Satelit adalah stasiun yang letaknya diluar angkasa yang akan menerima sinyal yang dikirim dari suatu gelombang mikro di bumi dan mengirimkannya ke stasiun gelombang mikro di belahan bumi lainnya.

  3. Sinar Infra Merah

    Teknologi sinar infra merah biasanya dipakai untuk komunikasi skala kecil, terutama untuk jaringan komputer lokal dalam satu ruang. Sinar infra merah ini banyak digunakan di laboratorium2 penelitian untuk melakukan uji coba perangkat Wireless. Aplikasi teknologi ini sudah sering digunakan seperti pada remote control televisi.Infra merah memiliki sifat line of sight sehingga jika terhalang maka aliran data dan informasi akan terhenti.

Kelemahan Jaringan Wireless

Meski tampak sangat menjanjikan, khususnya dalam menjawab pertanyaan lokasi, jaringan wireless ini memiliki beberapa kelemahan, antara lain kemampuan mentransfer data lebih kecil dari pada jaringan kabel, keamanan data msh belum terjamin karena msh ada kemungkinan penyadapan, sulitnya proses instalasi sehingga dibutuhkan para ahli elektronik dan komputer, jaringan Wireless kurang dipahami oleh masyarakyat sehingga belum banyak SDM yang menguasai teknologi ini, membutuhkan biaya yang besar untuk instalasi.

Jadi jika kamu mencari tempat kursus komputer yang tepat untuk meningkatkan kemampuanmu, jangan bingung dan ragu untuk bergabung dengan LPK UNIGAMA yang merupakan tempat Kursus Komputer terbaik di Kota Yogyakarta.

Untuk INFO lebiih lengkapnya dapat mengunjungi website kami di PENDAFTARAN atau dapat menghubungi kami langsung di :

LPK UNIGAMA
Jl. Mayjend Bambang Sugeng No. 75 Yogyakarta.
Telp. (0274) 542630
SMS/Whatsaap/Line : 0838.670.40663

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s